KLIK-INFO, KOTABARU – Pemerintah Kabupaten Kotabaru kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan seni dan budaya daerah melalui pelaksanaan Musyawarah Seniman (Musen) VIII Dewan Kesenian Kabupaten Kotabaru Tahun 2026 yang resmi dibuka di Ballroom Hotel Grand Surya Kotabaru, Rabu (10/6/2026).
Suasana pembukaan berlangsung khidmat dan sarat nuansa budaya. Kegiatan diawali dengan penampilan Tari Mayang Kencana dari Sanggar Seni Pusaka Saijaan yang berhasil memukau para peserta dan tamu undangan yang hadir.
Musen VIII dihadiri berbagai unsur pemerintah daerah, tokoh seni, serta perwakilan instansi terkait. Hadir mewakili Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan Setda Kotabaru H. Akhmad Rajudinoor.
Ketua Panitia Pelaksana, Rahmadi, menyampaikan bahwa Musen VIII diikuti sekitar 75 peserta yang berasal dari berbagai sanggar dan komunitas seni di Kabupaten Kotabaru.
Menurutnya, musyawarah tersebut menjadi forum strategis bagi para pelaku seni untuk memperkuat organisasi, memperluas jaringan kolaborasi, serta menyusun program kerja yang mampu mendorong kemajuan seni budaya daerah.
“Musyawarah ini menjadi wadah penting bagi para seniman untuk memperkuat organisasi, bertukar gagasan, serta merumuskan langkah strategis dalam memajukan seni budaya di Kabupaten Kotabaru,” ujar Rahmadi.
Sementara itu, Ketua Umum Dewan Kesenian Kotabaru H. Syajidan menegaskan pentingnya menjaga kebersamaan dan sinergi antar-seniman dalam mengembangkan kreativitas serta mempertahankan eksistensi seni budaya lokal di tengah perkembangan zaman.
Dalam sambutan Bupati Kotabaru yang dibacakan H. Akhmad Rajudinoor, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan seni dan budaya yang selama ini konsisten menjaga, melestarikan, serta mengembangkan kekayaan budaya daerah.
Menurutnya, Musen VIII menjadi momentum penting untuk menentukan arah organisasi Dewan Kesenian Kotabaru sekaligus menyusun program-program strategis yang mampu memperkuat ekosistem seni dan budaya daerah.
“Melalui Musen ke-8 ini, diharapkan lahir kepengurusan yang mampu merangkul seluruh elemen seni serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak demi kemajuan kebudayaan daerah,” katanya.
Akhmad Rajudinoor yang juga dikenal sebagai salah satu seniman Kotabaru berharap musyawarah tersebut dapat melahirkan generasi seniman berbakat yang mampu meneruskan jejak tokoh-tokoh seni terdahulu, termasuk almarhum Sukri Munas yang dikenal melalui berbagai karya dan kontribusinya bagi perkembangan seni daerah.
Ia menegaskan bahwa seni dan budaya memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang saat ini terus dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten Kotabaru.
Sebagai tanda resmi dimulainya Musen VIII Dewan Kesenian Kabupaten Kotabaru Tahun 2026, dilakukan pemukulan gong oleh Staf Ahli Bupati H. Akhmad Rajudinoor didampingi Ketua Dewan Kesenian Kotabaru.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Kotabaru dan dilanjutkan sesi foto bersama seluruh peserta serta tamu undangan.
Turut hadir dalam acara perwakilan Polres Kotabaru, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama Kabupaten Kotabaru, Ketua Umum Dewan Kesenian Kotabaru, serta para seniman dari berbagai komunitas seni.
Tidak ada komentar