Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru Pimpin Panen Raya Padi di Teluk Mesjid

Klik-info
24 Mei 2026 23:48
3 menit membaca

KLIK-INFO, KOTABARU –  Bupati Kotabaru, H. Muhammad Rusli, S.Sos., bersama Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, S.Sos., turun langsung melakukan peninjauan sekaligus memimpin Panen Raya Padi di Desa Teluk Mesjid, Kecamatan Pulau Laut Timur, Minggu (24/5/2026).

Agenda panen raya ini menjadi simbol akselerasi pemerintah daerah dalam mendongkrak sektor pertanian bumi saijaan, terutama menempatkan padi sebagai komoditas pangan yang sangat strategis.

Bupati Kotabaru, H. Muhammad Rusli, mengungkapkan rasa optimisnya melihat hasil produktivitas lahan pertanian di kawasan tersebut yang menunjukkan tren positif bagi kesejahteraan masyarakat petani.

“Panen kali ini dalam satu hektar mampu menghasilkan berkisar 3 hingga 4 ton padi. Mudah-mudahan ini memicu peningkatan stok pangan, khususnya di Kabupaten Kotabaru, karena sektor ini merupakan salah satu pilar utama untuk mencapai kesejahteraan masyarakat di bidang pangan,” ujar Muhammad Rusli di sela-sela kegiatan panen.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa program pertanian akan diintervensi secara masif dan berkelanjutan agar Kotabaru mampu bertransformasi menjadi salah satu penyangga pangan utama.

“Kami pemerintah daerah beserta seluruh jajaran akan terus-menerus mendukung penguatan di sektor pertanian. Sektor ini akan kita kembangkan, kita tingkatkan, dan kita dukung penuh dari hulu ke hilir, sehingga nantinya Kotabaru benar-benar kokoh menjadi lumbung pangan,” harapnya.

Menyikapi dinamika di lapangan, Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, menggarisbawahi beberapa catatan krusial yang dihadapi para petani, salah satunya adalah keterbatasan alat dan mesin pertanian (Alsintan).

Merespons keluhan tersebut, Syairi menyebut Bupati telah menginstruksikan langkah taktis untuk melakukan pemetaan anggaran guna memenuhi kebutuhan para petani.

“Pak Bupati sudah berkoordinasi langsung dengan Kepala Dinas terkait pemenuhan peralatan pertanian. Mana saja yang bisa segera kita tangani melalui APBD Kabupaten akan diprioritaskan, sementara penambahan skala besar akan kita usulkan ke Pemerintah Pusat karena ini linier dengan program ketahanan pangan nasional,” jelas Syairi Mukhlis.

Langkah modernisasi ini dinilai sangat mendesak mengingat Pemkab Kotabaru tengah melakukan lompatan besar dalam perluasan area tanam padi guna memacu produktivitas daerah.

“Jika tahun kemarin kita bermain di angka 1.000 hektar, maka tahun ini target dinaikkan menjadi 2.000 hektar untuk mendukung percepatan produktivitas padi. Dengan target sebesar itu, otomatis pemenuhan peralatan pertanian modern juga harus didukung penuh,” tambah Wakil Bupati.

Dalam rangkaian kunjungan kerja tersebut, Bupati bersama rombongan menyisir dua lokasi strategis. Lokasi pertama adalah peninjauan lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) yang merupakan program bentukan Kementerian Pertanian tahun 2025 di Desa Teluk Mesjid seluas 41,85 hektar.

Rombongan kemudian bergeser menuju lokasi kedua untuk melakukan prosesi panen raya di area Lahan Baku Sawah (LBS) yang membentang seluas 54 hektar.

Turut hadir dalam kegiatan unsur Forkopimda Kotabaru, Ketua DPRD Kotabaru, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, jajaran kepala SKPD, serta Camat Pulau Laut Timur beserta tokoh masyarakat setempat.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *