Kapal Nelayan Terbelah Dua di Labuan Mas Kotabaru, 1 Tewas dan 1 Hilang

Klik-info
16 Jun 2026 22:41
2 menit membaca

KLIK-INFO, KOTABARU – Kecelakaan laut tragis terjadi di perairan Desa Labuan Mas, Kecamatan Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 09.00 WITA.

Sebuah kapal perenggek ikan bernama Mega Harapan hancur terbelah menjadi dua bagian setelah diduga bertabrakan dengan kapal penumpang berbahan besi berwarna putih-biru.

Peristiwa tersebut mengakibatkan kapten kapal meninggal dunia, satu anak buah kapal (ABK) hilang dan diduga tenggelam, sementara lima ABK lainnya berhasil selamat.

Berdasarkan informasi dari Satpolairud Polres Kotabaru, kapal Mega Harapan membawa tujuh orang yang terdiri dari satu kapten dan enam ABK. Kapal tersebut berlayar dari arah Pulau Samber Gelap menuju Desa Tanjung Serudung.

Saat melintas di sekitar perairan Desa Labuan Mas, kapal nelayan itu diduga bertabrakan dengan sebuah kapal penumpang berbahan besi berwarna putih dan biru.

Menurut keterangan para korban selamat, mereka tidak melihat kapal yang menabrak karena sebagian besar sedang tertidur. Dari lima korban selamat, empat orang sedang tidur dan satu orang lainnya sedang memasak di dapur kapal saat kejadian berlangsung.

Para korban baru menyadari telah terjadi kecelakaan setelah mereka berada di laut dan melihat kapal Mega Harapan sudah dalam kondisi terbelah dua.

Sekitar pukul 13.00 WITA, lima ABK yang selamat ditemukan oleh nelayan yang melintas di sekitar lokasi kejadian. Mereka kemudian dievakuasi ke Desa Labuan Mas untuk mendapatkan pertolongan.

Kasat Polairud Polres Kotabaru, AKP Mohammad Zaini, S.E., membenarkan adanya insiden tersebut dan mengatakan bahwa pihaknya bersama unsur terkait masih melakukan penanganan di lapangan.

“Kami telah menerima laporan terkait kecelakaan laut yang melibatkan kapal perenggek ikan Mega Harapan di perairan Labuan Mas. Saat ini satu korban dinyatakan meninggal dunia, satu korban masih dalam pencarian, dan lima lainnya berhasil diselamatkan,” ujar AKP Mohammad Zaini.

Ia menambahkan, tim gabungan bersama nelayan setempat terus melakukan pencarian terhadap korban yang hilang.

“Upaya pencarian masih terus dilakukan di sekitar lokasi kejadian. Kami juga masih mengumpulkan keterangan para saksi dan melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan laut ini,” tambahnya.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Muhamad Alwi (40), kapten kapal, yang beralamat KTP di Balikpapan, Kalimantan Timur dan berdomisili di Perumnas Hilir, Batu Selira, Desa Hilir Muara, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kotabaru.

Sementara korban yang masih hilang bernama Gilang (23), ABK asal Makassar yang juga berdomisili di Perumnas Hilir, Batu Selira, Desa Hilir Muara, Kecamatan Pulau Laut Sigam.

Adapun lima korban selamat masing-masing Bahruddin (43), Muhamad Soleh (26), Amiruddin (40), Alimuddin (43), dan Usman (34).

Hingga berita ini diterbitkan, proses pencarian korban hilang masih berlangsung dan perkembangan lebih lanjut akan disampaikan oleh pihak berwenang.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *