KLIK-INFO, KOTABARU – Musim kemarau mulai berdampak pada ketersediaan air bersih di Desa Gunung Ulin, Kabupaten Kotabaru. Kondisi ini dirasakan warga RT 04 yang mengandalkan sumber air swadaya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Debit air yang semakin berkurang membuat aliran menuju bak penampungan warga tidak lancar. Bahkan, warga sempat hampir 10 hari tidak mendapatkan aliran air ke penampungan.
Melihat kondisi tersebut, Kepala Desa Gunung Ulin Muhammad Penganten turun langsung meninjau sejumlah sumber air di kawasan pegunungan desa yang selama ini dimanfaatkan warga.
Dalam peninjauan tersebut, kepala desa mengarahkan pengelola air RT 04 membuat jalur aliran baru untuk menambah debit air menuju bak penampungan. Pemerintah Desa Gunung Ulin juga memberikan bantuan puluhan batang pipa beserta perlengkapannya.
“Karena debit air berkurang, kita mencari solusi agar aliran ke penampungan warga bisa bertambah. Kita bantu pipa dan perlengkapannya untuk membuat jalur baru,” ujar Muhammad Penganten, kamis (3/9/2026).

Kepala Desa Gunung Ulin Muhammad Penganten meninjau sumber air yang dimanfaatkan warga RT 04 sekaligus mencari solusi untuk menambah aliran air saat musim kemarau.
Ia juga mengimbau masyarakat yang mengambil air untuk dijual agar memperhatikan kondisi sumber air, terutama selama musim kemarau. Pengambilan air diharapkan dilakukan pada siang hari sehingga malam hari sumber air memiliki waktu untuk kembali terisi.
“Jangan sampai air di sumber terus diambil hingga tampungan di atas gunung kering. Kita harus sama-sama menjaga sumber air,” pesannya.
Sementara itu, Ketua RT 04 Ummy mengapresiasi perhatian dan bantuan pemerintah desa. Ia berharap jalur baru tersebut dapat meningkatkan tekanan air hingga ke bak penampungan.
“Kami berterima kasih atas perhatian Pak Kades. Semoga bantuan ini bisa menambah tekanan air sehingga warga RT 04 dapat memperoleh air bersih secara lebih merata,” ujar Ummy.
Tidak ada komentar