Indocement Tarjun Tingkatkan Kompetensi Penyelamatan Ruang Terbatas Melalui Pelatihan Confined Space Rescue

Klik-info
21 Jun 2026 18:56
3 menit membaca

KLIK-INFO, KOTABARU – PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant 12 Tarjun kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) melalui penyelenggaraan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Confined Space Rescue atau penyelamatan di ruang terbatas.

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari, 20–21 Juni 2026, di I-Shelter Indocement Tarjun ini diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari berbagai unsur, mulai dari karyawan perusahaan, mitra kerja, relawan kebencanaan, hingga personel pemadam kebakaran.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian program “Indocement Baik” dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-51 PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, sekaligus sebagai upaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dalam menghadapi situasi darurat di lingkungan kerja.

Pelatihan ini terselenggara melalui kolaborasi antara PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant 12 Tarjun, PERTAPINDO, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kabupaten Kotabaru, dan Trustone.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi teori dan praktik lapangan mengenai prosedur penyelamatan di ruang terbatas, mulai dari penggunaan alat pelindung diri, teknik evakuasi korban, penggunaan Self Contained Breathing Apparatus (SCBA), sistem tali (rope rescue), hingga simulasi penanganan kondisi darurat di area confined space.

Pelatihan dirancang agar peserta tidak hanya memahami aspek teknis penyelamatan, tetapi juga mampu mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan aman ketika menghadapi situasi darurat yang berisiko tinggi.

SHECSR Department Head PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant 12 Tarjun, Eva Ariani, mengatakan bahwa pelatihan berbasis kompetensi tersebut memberikan manfaat besar dalam meningkatkan kemampuan teknis, kesiapsiagaan, dan profesionalisme peserta.

Menurutnya, risiko bekerja di ruang terbatas memerlukan personel yang memiliki keterampilan khusus agar proses penyelamatan dapat dilakukan secara aman tanpa menambah jumlah korban.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap seluruh peserta memiliki kompetensi yang lebih baik dalam menghadapi kondisi darurat serta mampu bekerja secara cepat, tepat, dan sesuai standar keselamatan kerja,” ujar Eva Ariani.

Ia menambahkan bahwa Indocement terus berkomitmen mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul melalui berbagai program pelatihan yang melibatkan dunia industri, organisasi kemanusiaan, pemerintah, dan masyarakat.

Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai menjadi kunci dalam memperkuat sistem tanggap darurat, sekaligus membangun jejaring penyelamatan yang semakin solid di Kabupaten Kotabaru.

Selain meningkatkan kapasitas individu, pelatihan ini juga menjadi wadah mempererat sinergi antarinstansi dalam menghadapi berbagai potensi keadaan darurat, baik di lingkungan industri maupun dalam penanggulangan bencana.

Dengan terselenggaranya Pelatihan Berbasis Kompetensi Confined Space Rescue ini, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant 12 Tarjun berharap dapat menciptakan sumber daya manusia yang kompeten, tangguh, serta siap memberikan respons cepat terhadap setiap kondisi darurat demi mewujudkan lingkungan kerja yang aman dan berkelanjutan.

Mengusung semangat “Bersama Membangun Kompetensi, Memperkuat Keselamatan, dan Menciptakan Tim Penyelamat yang Siap Menghadapi Setiap Tantangan,” Indocement terus menunjukkan komitmennya dalam menjadikan aspek keselamatan sebagai prioritas utama di setiap lini operasional perusahaan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *