KLIK-INFO, KOTABARU – Kapolres Kotabaru, AKBP Doli M. Tanjung, S.I.K., melaksanakan kunjungan kerja ke Polsek Pulau Sembilan, wilayah hukum Polres Kotabaru yang dikenal sebagai pos kepolisian paling jauh dan berada di pulau terluar Kabupaten Kotabaru, Kamis (18/6/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian pimpinan terhadap personel yang bertugas di wilayah kepulauan sekaligus memperkuat pelayanan kepolisian bagi masyarakat pesisir dan pulau-pulau terluar.
Rombongan Kapolres tiba di Pelabuhan Marabatuan, Kecamatan Pulau Sembilan, menggunakan kapal nelayan setelah menempuh perjalanan laut selama kurang lebih tiga jam dari Pantai Teluk Tamiang, Kecamatan Tanjung Selayar.
Kedatangan rombongan disambut Kapolsek Pulau Sembilan IPTU Agus Riyanto beserta seluruh personel, Sekretaris Kecamatan Pulau Sembilan Agus Susanto, SE, jajaran pemerintah kecamatan, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres didampingi sejumlah pejabat utama Polres Kotabaru, di antaranya Kasat Reskrim AKP Shoqif Fabrian Yuwindayasa, S.Tr.K., S.H., dan Kasi Humas Polres Kotabaru IPTU Agus Suyanto, S.Pd.I.
Turut hadir pula rombongan dari Polda Kalimantan Selatan yang dipimpin Kabid Humas Polda Kalsel KBP Adam Erwindi, S.I.K., M.H., didampingi AKP Catur Midysanto, S.E., personel Bid Humas Polda Kalsel, serta Dir Tahti Polda Kalsel AKBP Iwan Wahyu Purnomo, S.T., M.Si.
Dalam arahannya kepada personel, AKBP Doli M. Tanjung menyampaikan apresiasi atas dedikasi anggota yang bertugas di wilayah kepulauan dengan berbagai keterbatasan sarana dan prasarana.
Ia menegaskan bahwa Polsek Pulau Sembilan memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan Polri di wilayah pulau terluar yang berbatasan langsung dengan perairan luas.
Sementara itu, Kapolsek Pulau Sembilan IPTU Agus Riyanto menjelaskan bahwa wilayah hukumnya seluruhnya dikelilingi laut.
“Sebelah utara berbatasan dengan Selat Laut, sebelah selatan dengan Laut Jawa, sebelah timur Selat Makassar, dan sebelah barat berbatasan dengan laut,” jelasnya.
Kapolres juga mengungkapkan rasa bangga terhadap 13 personel Polsek Pulau Sembilan yang hadir lengkap dalam kunjungan tersebut. Dari jumlah itu, enam personel merupakan anggota hasil rekrutmen proaktif yang berasal dari daerah setempat, termasuk seorang polisi wanita, Bripda Risma.
Menurut Kapolres, kehadiran polisi yang berasal dari wilayah lokal menjadi nilai tambah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Anggota yang berasal dari daerah setempat telah memahami karakter masyarakat dan menguasai bahasa yang digunakan warga, termasuk bahasa Mandar. Hal ini tentu memudahkan komunikasi serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.
Selain melakukan pembinaan internal, Kapolres bersama rombongan juga melaksanakan kegiatan sosial dengan mengunjungi SDN Desa Tengah.
Dalam kesempatan tersebut, Polres Kotabaru menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah kepada 35 siswa kurang mampu berupa tas sekolah yang berisi buku tulis, pulpen, pensil, penggaris, dan penghapus.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan sekaligus dukungan kepada generasi muda di wilayah kepulauan agar semakin semangat dalam menempuh pendidikan.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalimantan Selatan KBP Adam Erwindi menjelaskan bahwa kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari pembuatan film dokumenter bertema “Pelaksanaan Tugas Polri di Pulau Terluar”, sesuai arahan Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan.
Film dokumenter tersebut akan menampilkan dedikasi personel Polri yang tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat meski bertugas di daerah terpencil dengan keterbatasan fasilitas.
Selain itu, dokumenter juga akan memperkenalkan potensi dan kearifan lokal Kecamatan Pulau Sembilan kepada masyarakat luas.
“Kami berharap melalui film dokumenter ini, Kecamatan Pulau Sembilan semakin dikenal masyarakat Indonesia dan memberikan dampak positif bagi kemajuan daerah serta kesejahteraan masyarakatnya,” kata KBP Adam Erwindi.
Kunjungan kerja ini menjadi bukti komitmen Polres Kotabaru dan Polda Kalimantan Selatan dalam memastikan pelayanan kepolisian tetap hadir hingga wilayah paling terluar, sekaligus memperkuat hubungan antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat demi terciptanya keamanan serta pelayanan publik yang optimal.
Tidak ada komentar