Bupati Tanah Bumbu Hadiri Forum Orkestrasi Pembangunan Kalimantan, Bahas Pengangguran hingga Stunting

Klik-info
6 Mei 2026 05:44
2 menit membaca

KLIK-INFO, TANAH BUMBU – Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, menghadiri Forum Orkestrasi Pembangunan Negeri Regional Kalimantan di Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (5/5/2026). Forum ini menjadi ruang konsolidasi kepala daerah dalam menyusun langkah strategis menghadapi tantangan pembangunan nasional.

Forum bertema Sinergi strategis daerah dalam menjawab tantangan dan memperkuat daya saing nasional melalui akselerasi penurunan pengangguran, penanggulangan kemiskinan, penurunan stunting, pengendalian inflasi, dan creative financing itu dibuka oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto.

Sejumlah kepala daerah dan narasumber hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin, Bupati Sukamara H. Masduki, serta Wali Kota Bontang Hj. Neni Moerniaeni. Forum juga diikuti pejabat tinggi Kementerian Dalam Negeri serta kepala daerah se-Kalimantan.

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menilai forum ini penting sebagai wadah menyamakan persepsi sekaligus memperkuat komitmen lintas daerah. Ia menegaskan bahwa pertukaran pengalaman menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan.

“Melalui forum ini, kita tidak hanya membahas kebijakan, tetapi juga belajar dari strategi keberhasilan daerah lain yang bisa menjadi rujukan bagi Tanah Bumbu,” ujarnya.

Dalam paparannya, Bima Arya menekankan pentingnya statecraft atau keterampilan mengelola pemerintahan. Ia mencontohkan inovasi kepala daerah, mulai dari penertiban reklame hingga skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU), yang mampu meningkatkan pendapatan asli daerah sekaligus efisiensi anggaran.

Diskusi kemudian mengerucut pada strategi percepatan penurunan pengangguran, kemiskinan, stunting, serta pengendalian inflasi. Selain itu, pendekatan creative financing menjadi salah satu solusi alternatif dalam mendukung program pembangunan daerah.

Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam menurunkan angka kemiskinan dan stunting melalui berbagai inovasi. Program unggulan tersebut meliputi integrasi peternakan, gerakan hidup sehat remaja, hingga penguatan surveilans dan imunisasi.

Tak hanya itu, pendekatan pembiayaan kreatif juga diterapkan melalui program pemenuhan gizi, pencegahan perkawinan anak, pembangunan infrastruktur dasar, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui UMKM dan bantuan sosial.

Sementara itu, Bupati Sukamara H. Masduki memaparkan langkah konkret pengendalian inflasi, seperti operasi pasar, gerakan pangan murah, hingga dukungan bagi petani dan nelayan. Ia juga memperkenalkan sejumlah inovasi daerah yang menjaga stabilitas harga pangan.

Wali Kota Bontang Hj. Neni Moerniaeni menyoroti keberhasilan daerahnya dalam menurunkan tingkat pengangguran terbuka melalui peningkatan pelatihan kerja, fasilitasi lapangan kerja, hingga penguatan regulasi ketenagakerjaan.

Forum ditutup dengan pemberian apresiasi kepada pemerintah daerah berprestasi di Regional Kalimantan dalam sejumlah kategori, antara lain penurunan pengangguran, penanggulangan kemiskinan, penurunan stunting, entrepreneur government/creative financing, dan pengendalian inflasi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *