KLIK-INFO, KOTABARU – Anggota DPRD Kabupaten Kotabaru, H. Abdul Kadir, S.Sos., M.A.P, menggelar kegiatan Reses Tahap II di Balai Desa Gunung Ulin, Jum’at (24/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi, usulan, serta permasalahan yang dihadapi di lingkungan mereka.
Reses yang dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta warga setempat berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan dialog terbuka.
Berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat meliputi pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga kebutuhan fasilitas umum di desa.
Dalam kesempatan tersebut, H. Abdul Kadir menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan kewajiban anggota legislatif untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung sebagai bahan penyusunan program pembangunan daerah.
“Melalui reses ini, saya ingin mendengarkan secara langsung apa yang menjadi kebutuhan dan harapan masyarakat. Seluruh aspirasi yang disampaikan akan kami perjuangkan dan dibahas bersama pemerintah daerah sesuai dengan skala prioritas serta kemampuan anggaran,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah dengan menyampaikan usulan yang benar-benar menjadi kebutuhan bersama, sehingga program yang dijalankan pemerintah dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.
Kegiatan reses diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab, di mana masyarakat menyampaikan usulannya, salah satunya dari RT 5 terkait pengadaan tiang listrik yang selama ini tidak terpenuhi dan keluhan warga terkait kabel-kabel tiang listrik yang dikhawatirkan akan membahayakan warga.
Selanjutnya perwakilan dari Paud al azhar meminta pengadaan fasilitas administrasi kantor, dari kader posyandu meminta pembaharuan alat medis.
Ketua RT 4 juga menyuarakan usulan terkait peremajaan pipanisasi air bersih untuk warga, serta mushola Miftahul Jannah yang belum rampung.
Aspirasi yang disampaikan diharapkan dapat menjadi perhatian pemerintah daerah, serta agar dibawa ke DPRD Kabupaten Kotabaru untuk diperjuangkan dalam pembahasan program pembangunan dan penganggaran daerah.
Tidak ada komentar